Maaf *_*

Tak Berkategori 2 Comments »

Assalamu alaikum…^_^

Tanpa terasa esok hari lebaran itu tiba…ada sedih yg kurasa ketika ku tarawih td malam….sedih berpisah dgn ramadhan ini..akankah ku bertemu dgn ramadhan tahun depan…mataku berkaca2 dan hatiku bergetar saat mendengar ustadz bertasbih..berkumandang menyebut namaNya dgn suaranya yg sgt indah…Subahanallah…hatiku bergetar saat ku mendengar ceramah yg ustadz sampaikan..singkat,padat, sgt bermakna dan menyentuh…Allahu akbar…ntah apa yg kurasa malam td..malam terakhir ku tarawih di ramadhan ini….

Mulai malam nanti takbir itu akan dikumandangkan….Ayahanda tercinta esok hari stlh slsai sholat ID..akan kembali ke tempat peristirahatannya….Ayah..ada rasa rindu..haru..yg kurasa di hati ini….betapa aku menyayangimu dan betapa aku merindukanmu…putri tersayangmu..hanya bisa berdo’a padaNya..moga ibadah yg putrimu ini lakukan..akan menjadi bekal yg membahagiakanmu ketika ayah sampai di peristirahatanmu kembali….amiiiin.. ^_*

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Mohon Maaf Lahir & Bathin

SMS

Tak Berkategori 1 Comment »

Pagi tadi stlh slsai sahur…ku terima sms dr sahabatku..isinya : ” Ketika ku minta pd Allah 1. Setangkai BUNGA SEGAR,ia beri ku KAKTUS BERDURI, 2. Aku pun minta pada-Nya BINATANG MUNGIL nan cantik, ia beri ku ULAT BERBULU… Aku sempat sedih, protes dan kecewa..betapa tidak adailnya ini,NAMUN KEMUDIAN..KAKTUS itu berbunga INDAH SEKALI…dan ULAT itu pun TUMBUH dan BERUBAH menjadi KUPU2 yg teramat CANTIK..itulah jalan Allah, INDAH pada WAKTUNYA…ALLAH tidak memberi apa yang kita HARAPKAN,TAPI…Ia memberi apa yg kita PERLUKAN..kadang kita SEDIH,KECEWA,TERLUKA ..tapi jauh diatas segalanya,IA sedang MERAJUT yg terbaik untuk kehidupan kita..SUBHANALLAH ^_*

Minggu (21/09/08)

Tak Berkategori 2 Comments »

Assalamu alaikum…

Pagi semua..he3x….^_^ gak terasa ya ramadhan dah mau berakhir….hanya tinggal 9 hari lagi…duuh gak ingin rasanya berpisah dgn ramadhan ini..suasana asyik..ada ketenangan,kedamaian…sejuk deh.

Sabtu kmrin..asyik banget jalan2 sm mama2….sore hari pergi ke Mesjid Raya sama mama ,sekalian buka puasa di Ramadhan Fair dan sholat Maghrib berjama’ah deh di Mesjid Raya…alhamdulillah rame banget org yg dtg tuk sholat dan buka puasa bersama…selesai sholat maghrib..baru makan dan jalan2 ke ramadhan fair..duh asyik banget…meskipun padat banget pengunjungnya…tp tidak mengurangi niatku tuk jalan2 dan belanja deh…he3x..maklum  dah dpt THR..jd borong deh sama mama…wualaaaah..@_@ slsai belanja..pulang deh..krn takut kemalaman pulang ke rumah…di pertengahan jalan menuju rumah..singgah bentar beli Sate Padang…ntar maem satenya dirumah aja…lalu berangkat lg deh menuju rumah…ku bonceng mama..asyik deh…meskipun ya agak lelah sedikit….sampe dirumah, gak sabar nih makan sate….wuakakaka ^_^ slsai makan sama mama,lalu cerita2 bentar dan berhubung dah ngantuk…lalu diriku cpt2 wudhu dan sholat tarawih..baru bobo dech…

Dan hari ini mau bubar (buka bareng) di rmh makan wong solo dgn tmn2 kantor..asyik nih….^_* ayo siapa yg mau ikut….he he he he @_@

11/09/08

Tak Berkategori No Comments »

Hari ini lagi pengen diam ^_* namun bukan berarti krn puasa..jadi ngomongnya dan nulisnya puasa juga..he he he he..@_@. Asyik besok libur nih…cuti 5 hari…pasti kangen OL nanti….kemana ya liburannya..bosan jg pasti dirumah terus….

Menyikapi Kesulitan Hidup

Tak Berkategori No Comments »

Menyikapi Kesulitan Hidup Oleh : ilham fatahillah Ketika kesulitan hidup itu datang, hati berubah gundah, kesana-kemari seolah mencari sesuatu yang hilang. Tekanan darah naik, darah pun mengalir tak beraturan, menekan keras ke otak hingga membuatnya panas, lalu mengendap di dada menekan paru-paru hingga nafas terasa berat, detak jantung tidak menentu, dada berdebar-debar menekan balik darah. Sementara itu keringat dingin pun membeku, dan sekujur tubuh terasa pegal. Emosi kian memuncak, dengan sorotan mata yang tajam dan pikiran berputar-putar mengitari tumpukan segala kegundahan. Setiap orang pasti pernah mengalami saat-saat sulit dalam menjalani kehidupannya. Kadang kesulitan itu memang membuat seseorang frustasi, bingung, stres, panik, putus asa dan sikap negatif lainnya. Namun hal ini hanya terjadi pada kebanyakan orang yang hidupnya jauh dari tuntunan Al-Qur`an. Jauhnya mereka dari tuntunan Al Qur’an menyebabkan mereka gampang gelisah, tegang, dan marah. Mereka menjalani kehidupan ini dengan beban masalah dan tekanan batin yang luar biasa beratnya, sehingga menjauhkan mereka dari kebahagiaan hidup. Seorang mukmin tentu berbeda dalam menyikapi berbagai kesulitan hidup yang dihadapinya.Mereka memahami bahwa kesulitan atau ujian diberikan oleh Allah dalam rangka menguji hamba-Nya. Dan mereka tahu bahwa kesulitan itu dibuat untuk membedakan antara mereka yang benar-benar beriman dan mereka yang memiliki penyakit di hatinya, yaitu mereka yang tidak tulus dalam meyakini keimanan mereka. Karena itu, ujian atau kesulitan yang hadir dalam kehidupan kita akan menunjukkan siapakah kita sebenarnya. Allah menjelaskan melalui firman-Nya, bahwa Dia akan menguji manusia untuk melihat siapakah yang benar-benar beriman. “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar.” (Ali Imran: 142) “Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini, sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin)….”(al-Baqarah: 179) Ketika membaca terjemahan ayat tersebut, hendaknya semakin menambah kesadaran kita bahwa kehidupan ini memang dipenuhi dengan aneka masalah dan berbagai kesulitan. Karena dunia ini merupakan Darut Taklif, maksudnya adalah tempat pembebanan. Tidak ada seorang pun yang terbebas dari masalah selama mereka hidup di dunia. Dan sungguh merugi orang yang larut dalam kesedihan, kesedihan yang panjang justru akan semakin menyulitkan diri dalam menghadapi masalah. Hanya dengan keberanian untuk bangkit dan bersabar, kesulitan itu akan terasa mudah. Berbahagialah orang yang mampu bersabar dalam menghadapi setiap kesulitan hidup, karena Allah beserta orang-orang yang sabar.

 ”Seorang hamba justru bisa menjadi sangat sibuk merasakan kasih sayang-Nya, saat ia menghadapi penderitaan yang berat. Dia berpikir seperti itu karena yakin bahwa itu adalah pilihan terbaik yang ditetapkan Allah kepadanya.” (Ibnul Qayyim)

Do’a dikala ragu akan dirinya..*_*

Tak Berkategori No Comments »

Artikel Islami :

Bagi yang sedang bimbang oleh sang kekasih, nih ada do’a yang bagus untuk diamalkan. Selamat Mengamalkan ya….:)

Ya Allah…
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah… ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi

Tetapi ya Allah…
Seandainya telah Engkau takdirkan…
…Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku

Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti…
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya

Dan ya Allah yang tercinta…
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya….

Ya Allah ya Tuhanku…
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini

Ya Allah…
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini

—————————————-
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
—————————————-

Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh

Amin… Ya Rabbal ‘Alamin

Cinta Tak Selalu Berwujud “Bunga”

Tak Berkategori 2 Comments »

Milis dari Tetangga:

>> Tidak Selalu Harus Berwujud “Bunga”>> Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai
>> sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat
>> yang muncul di perasaan saya, ketika saya bersandar di bahunya yang
>> bidang.

>> Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam
>> masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai
>> merasa lelah, alasan-alasan saya mencintainya dulu
>> telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.

>> Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta  
>> berperasaan halus. Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang
>> anak yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah
>> saya dapatkan.

>> Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan.
>> Rasa sensitif-nya kurang.
>> Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan
>> suasana yang romantis dalam pernikahan kami
>> telah mementahkan semua harapan saya akan cinta
>> yang ideal.

>> Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan
>> keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian.

>> “Mengapa ?”, tanya suami saya dengan terkejut.
>> “Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta
>> yang saya inginkan,” jawab saya.

>> Suami saya terdiam dan termenung sepanjang malam di
>> depan komputernya, tampak seolah-olah sedang
>> mengerjakan sesuatu, padahal tidak. Kekecewaan saya
>> semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak
>> dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa
>> saya harapkan darinya ?

>> Dan akhirnya suami saya bertanya,” Apa yang dapat saya
>> lakukan untuk merubah pikiran kamu ?”

>> Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab
>> dengan pelan, “Saya punya pertanyaan, jika kau dapat
>> menemukan jawabannya di dalam perasaan saya, saya akan
>> merubah pikiran saya:
<!–[if !supportLineBreakNewLine]–>
<!–[endif]–>


>> Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yang
>> ada di tebing gunung. Kita berdua tahu jika kamu
>> memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan
>> memetik bunga itu untuk saya ?”
>> Dia termenung dan akhirnya berkata,”Saya akan
>> memberikan jawabannya besok.”

>> Perasaan saya langsung gundah mendengar responnya.
>> Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya
>> menemukan selembar kertas dengan oret-oretan tangannya
>> dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan…

>> “Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu,
>> tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya.”

>> Kalimat pertama ini menghancurkan perasaan saya.
>> Saya melanjutkan untuk membacanya.

>> “Kamu selalu pegal-pegal pada waktu ‘teman baik kamu’
>> datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan
>> tangan saya untuk memijat kaki kamu yang pegal.”

>> “Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir
>> kamu akan menjadi aneh’.

>> Saya harus membelikan sesuatu yang dapat menghibur
>> kamu di rumah atau meminjamkan lidah saya untuk
>> menceritakan hal-hal lucu yang saya alami.”

>> “Kamu selalu terlalu dekat menonton televisi, terlalu
>> dekat membaca buku, dan itu tidak baik untuk kesehatan
>> mata kamu.

>> Saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua
>> nanti, saya masih dapat menolong mengguntingkan kuku
>> kamu dan mencabuti uban kamu.”

>> “Tangan saya akan memegang tangan kamu, membimbing
>> kamu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan
>> pasir yang indah.

>> Menceritakan warna-warna bunga yang bersinar dan indah
>> seperti cantiknya wajah kamu.”

>> “Tetapi Sayang, saya tidak akan mengambil bunga indah
>> yang ada di tebing gunung itu hanya untuk mati.
>> Karena, saya tidak sanggup melihat air mata kamu
>> mengalir menangisi kematian saya.”

>> “Sayang, saya tahu, ada banyak orang yang bisa
>> mencintai kamu lebih dari saya mencintai kamu. Untuk
>> itu Sayang, jika semua yang telah diberikan tangan
>> saya, kaki saya, mata saya tidak cukup buat kamu, saya
>> tidak bisa menahan kamu untuk mencari tangan, kaki,
>> dan mata lain yang dapat membahagiakan kamu.”

>> Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat
>> tintanya menjadi kabur, tetapi saya tetapberusaha
>> untuk terus membacanya.

>> “Dan sekarang, Sayang, kamu telah selesai membaca
>> jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini,
>> dan tetap menginginkan saya untuk tinggal di rumah
>> ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang
>> sedang berdiri di sana menunggu jawaban kamu.”

>> “Jika kamu tidak puas dengan jawaban saya ini, Sayang,
>> biarkan saya masuk untuk membereskan barang-barang
>> saya, dan saya tidak akan mempersulit hidup kamu.
>> Percayalah, bahagia saya adalah bila kamu bahagia.”

>> Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya
>> berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran sambil
>> tangannya memegang susu dan roti kesukaan saya.

>> Oh, kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah
>> mencintai saya lebih dari dia mencintai saya.

>> Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur
>> hilang dari perasaan kita, karena kita merasa dia tidak dapat
>> memberikan

>> cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah
>> hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

>> Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud
>> cinta dari pasangan kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu.
>> Karena cinta tidak selalu harus berwujud “bunga”.

<!–[if !supportLineBreakNewLine]–>

Mencintai seseorang yg tdk sempurna dgn cara yg sempurna

Tak Berkategori 2 Comments »

Mencintai seseorang yang tidak  sempurna dengan cara yang sempurna

Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai….

Ketika kita bertemu ditempat pada saat yang tepat..

Itulah kesempatan.
Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik..

Itu bukan pilihan,itu kesempatan..

Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan..

Itulah adalah kesempatan.
Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut..

Bahkan dengan segala kekurangannya…

Ini bukan kesempatan

Itu adalah pilihan.
Ketika kita memilih bersama dengan seseorang.

Walau apapun yang terjadi…

Itu adalah pilihan.

Bahkan ketika kita menyadari…

Bahwa masih banyak orang lain.

Yang lebih menarik,pandai,dan kaya daripada pasanganmu…

Dan tetap kita memilih untuk mencintainya….

Itulah pilihan.
Perasaan,cinta,simpati,tertarik…

Datang bagai kesempatan pada kita.

Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan.

Pilihan itu yang kita lakukan.
Berbicara tentang pasangan jiwa…

Ada suatu kutipan dari film yang mungkin sangat tepat:Nasib membawa kita sengsara.

Tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil.
Pasangan jiwa bisa benar-benar ada…

Dan bahkan hanya untukmu.

Tetapi tetap berpulang padamu untuk melakukan sesuatu

Untuk mendapatkannya atau tidak
Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita,

Tetap mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita adalah

Pilihan yang harus kita lakukan.

06/09/08

Tak Berkategori 1 Comment »

da.jpg

Hari ni dah hari ke-6 ramadhan…duh hari2 emg cepat banget berlalu ya…oh ya pengen cerita nih mengenai bukti nyata kekuasaanNya. Hal ini dapat kita lihat dari telapak tangan kita…coba kita lihat di telapak tangan kita..itu ada lengkukan garis tangan kita…bila kita teliti dgn baik..ditelapak tanan sebelah kanan itu ada angka 18 arab dan ditelapak tangan kiri itu ada angka 81 arab….bila kita jumlahkan itu hasilnya adalah 99…dan 99 itu adalah asmaul husna (Nama2 Allah)..subhanallah…itu adalah slh satu bukti nyata kekuasaaanya. Kita berdo’a dgn mengangkat kedua telapak tangan kita dan bila kita teliti lagi..5 jari kita itu seperti nama Allah dlm bahasa arab..subhanallah ya…^_*

Ujian dan Nikmat…^_*

Tak Berkategori 1 Comment »

Assalamu alaikum…

Pagi semua…^_* waktu emg berjalan cepat ya..hari ni dah hari ke 4 ramadhan,moga kita selalu sehat ya dlm menjalankan ibadah puasa ini,amiiin ^_^. Ramadhan tahun kemarin…ku masih ingat ceramah dr s’org Ustadz mengenai Ujian hidup yg disiarkan di slaah satu stasiun TV swasta. Ustad tsb berceramah baik sekali…ia mengatakan hidup ini adalah ujian. Allah menguji hamba-Nya dgn 4 hal

1.Kebahagiaan. kebahagiaan itu adalah ujian..manusia ketika bahagia,lupa mensyukuri kebahagiaan yg ia peroleh drNya.padahal jika kita semakin mensyukuri nikmat yg IA beri,ia akan menambah nikmat dan kebahagiaan kita lagi.

2.Musibah. Ketika kita tertimpa musibah…disaat itulah kita baru berkeluh kesah padaNya…emg dah sifat manusia,sebagaimana jg tertulis didlm AL-Qur’an. Ketika tertimpa musibah…sgtlah tidak mudah bagi kita tuk kuat dan sabar.Kesabaran sgt diperlukan, Allah selalu bersama dan menyayangi org2 yg sabar.Ketika kita tertimpa musibah…dalam diri ss’org srg bertanya,mengapa harus aku yg mengalami ini? Allah tdk akan menguji hambaNya diluar kemampuan/kesanggupan dari s’org hamba-Nya. Setelah kesedihan akan ada kebahagiaan.

3.Ibadah. Allah menguji hambaNya dgn ibadah,misalnya sholat dan puasa ramadhan ini. Tidak semua org mengerjakan sholat lima waktu padahal ia tahu sholat itu wajib,terkadang kita jg ikut sedih bila melihat org2 yg ada di dekat kita tdk sholat,yg penting kita dah berusaha mengingatkannya.hal ini jg ada tertulis di dalam Al-Qur’an,tidak akan terjadi sesuatu hal itu jika tdk atas izinKu…klw tdk salah bunyinya seperti itu. Mungkin itu berkaitan dgn masalah hidayah juga ya,hidayah itu ada yg kita peroleh langsung dan ada jg yg harus kita usahakan. Pada umumnya kita harus berusaha dahulu,baru kita akan mendpt hidayah drNya. Allah tdk akan merubah nasib suatu kaum,jika kaum tsb sendiri tdk mau berusaha. Puasa ramadhan juga…kw kita simak dgn baik ayat yg menyatakan ttg ramadhan…”Hai org2 yg beriman,diwajibkan atas kamu berpuasa………”…Dikatakan bahwa hai org2 yg beriman…..bukan hai org2 yg beragama islam….jadi kita tdk usah heran ..bila yg beragama islam masih byk yg belum berpuasa di bln ramadhan ini. Tp gimnpun kita harus berusaha krn Hidup ini jg tuk beribadah pdNya (tidaklah kuciptakan Jin dan manusia,terkecuali tuk beribadah pdKu).

  Previous Entries